Zidan sempet protes, kenapa tiap hari habis baca buku kita harus menuliskan semua judulnya di atas pohon literasi.
Senin, 19 Juni 2017
Tantangan Level 5 hari ke 12
Zidan sempet protes, kenapa tiap hari habis baca buku kita harus menuliskan semua judulnya di atas pohon literasi.
Tantangan Level 5 hari ke 11
Sabtu, 17 Juni 2017
Jumat, 16 Juni 2017
Kamis, 15 Juni 2017
Rabu, 14 Juni 2017
Tantangan Level 5 hari ke 7
Fitrah anak adalah senang belajar dan mencari tahu, begitu juga hari ini anak-anak mandiri membaca dan ada bbrp bagian buku yang ibu bacakan.
Disela-sela baca buku ibu sisipkan pertanyaan yang berada dalam buku, apakah anak menyimak atau tidak.
Ketika anak-anak sudah bisa membaca, ibu chalenge mereka untuk read a loud buku-buku tipis biasa satu buku atau satu bagian dan ibu rekam.
Kadang kita hlangblagi rekamannya. Mungkin sdh ada 100 rekaman kalau dikumpulkan rekamannya.
Ini sudah menjadi program saya dan Zidan mengabadikannya sebagian kita share di grup, karena ibu berencana bikin perpustakaan audio, semua member membaca buku even buku tipis tidak apa-apa. Cuman sekarang yang setor secara konsisten tinggal ibu dan zidan aja. Gibran maunya biat konsumsi sendiri aja.
Selasa, 13 Juni 2017
Materi #5: Menstimulasi Anak Suka Membaca
Tahap Perkembangan Anak Suka Menulis
✍ Menulis merupakan ekspresi/ungkapan dari bahasa lisan ke dalam suatu bentuk goresan/coretan.
Kegiatan awal menulis dimulai ketika anak pura-pura menulis di atas kertas, pasir atau media lainnya dalam bentuk coretan-coretan sampai anak mampu menirukan bentuk tulisan yang sesungguhnya.
Beberapa tahap perkembangan menulis anak dapat digambarkan sebagai berikut:
⭐ Tahap Mencoret atau Membuat Goresan (Scrible Stage)
Pada tahap ini, anak mulai membuat tanda-tanda dengan menggunakan alat tulisnya. Mereka mulai belajar tentang bahasa tertulis dan bagaimana mengerjakan tulisan tersebut. Anak membuat coretan-coretan acak (tidak teratur), coretan- coretan seringkali digabungkan seolah-olah coretan itu tidak pernah lepas dari kertas.
💡Orang tua dan guru pada tahap mencoret seharusnya menyediakan jenis-jenis bahan untuk menulis seperti pensil, spidol, buku, kertas, dan krayon.
⭐ Tahap Pengulangan secara Linear (Linear Repetitive Stage)
Tahap selanjutnya dalam perkembangan menulis adalah tahap pengulangan secara linear. Pada tahap ini, anak menelusuri bentuk tulisan yang mendatar (horizontal) ataupun garis tegak lurus. Dalam tahap ini, anak berpikir bahwa suatu kata merujuk pada sesuatu yang besar mempunyai tali yang panjang dari pada kata yang merujuk pada sesuatu hal yang kecil
⭐ Random/Acak (Random Letter Stage)
Pada tahap ini, anak belajar tentang berbagai bentuk yang dapat diterima sebagai suatu tulisan dan menggunakan itu semua agar dapat mengulang berbagai kata dan kalimat. Anak-anak menghasilkan garis yang berisi pesan yang tidak mempunyai keterkaitan pada suatu bunyi dari berbagai kata.
⭐ Tahap Berlatih Huruf (Menyebutkan Huruf - Huruf)
Kebanyakan anak-anak, biasanya sangat tertarik huruf-huruf yang membentuk nama mereka sendiri.
⭐ Tahap Menulis Tulisan Nama (Letter-Name Writting or Phonetic Writing)
Pada tahap ini, anak mulai menyusun hubungan antara tulisan dan bunyi. Permulaan tahap ini sering digambarkan sebagai menulis tulisan nama karena anak-anak menulis tulisan nama dan bunyi secara bersamaan. Misalnya mereka menulis ”kamu” dengan tulisan ”u”. Anak senang menuliskan nama pendek panggilan mereka sendiri melalui contoh yang mereka lihat dengan huruf-huruf besar atau kecil.
Mereka mulai menghadirkan berbagai kata dengan suatu bentuk grafik yang secara refleks menunjukkan tentang apa yang didengar.
Semakin berkembangnya penguasaan kosa kata anak serta kemampuannya dalam berkomunikasi dengan orang lain, akan memiliki dampak terhadap perkembangan fungsi kognitifnya. Kemampuan mengkomunikasikan sesuatu seperti nama benda, orang atau binatang dengan menggunakan kosa kata yang banyak dan teratur akan mencerminkan kemampuan berpikir anak tentang hal tersebut.
⭐ Tahap Menyalin Kata-kata yang Ada di Lingkungan
Anak-anak menyukai menyalin kata-kata yang terdapat pada poster di dinding atau dari kantong kata sendiri.
⭐ Tahap Menemukan Ejaan
Anak telah menggunakan konsonan awal (misal L untuk Love). Konsonan awal, tengah dan akhir untuk mewakili huruf misal DNS pada kata dinosaurus.
⭐ Tahap Ejaan Sesuai Ucapan
Anak mulai dapat mengeja suatu tulisan berupa kata- kata yang dikenalnya sesuai dengan ucapan yang didengarnya.
Sumber:
http://paudjateng.xahzgs.com/2015/09/5-tahapan-perkembangan-menulis-anak.html?m=1
http://www.membumikanpendidikan.com/2015/02/tahapan-perkembangan-kemampuan-menulis.html?m=1
Salam Ibu Profesional
/Tim Fasilitator Kelas Bunda Sayang/
⌛⏳⏳⌛⌛⌛⌛⌛⏳⌛






